#06:”jelek”

August 3, 2007 at 8:16 am (artikel:sidji)

“Siapa Paling Jelek”

Ada suatu kisah seorang santri yg menuntut ilmu pada seorang Kyai. Bertahun-tahun telah ia lewati hingga sampai pada suatu ujian terakhir. Ia menghadap Kyai untuk ujian tersebut. “Hai Fulan, kau telah menempuh semua tahapan belajar dan tinggal satu ujian, kalau kamu bisa menjawab berarti kamu lulus “, kata Kyai. “Baik pak Kyai, apa pertanyaannya ?” “Kamu cari orang atau makhluk yang lebih jelek dari kamu, kamu aku beri waktu tiga hari “. Akhirnya santri tersebut meninggalkan pondok untuk melaksanakan tugas dan mencari jawaban atas pertanyaan Kyai-nya.

Hari pertama, sang santri bertemu dengan si Polan pemabuk berat yg dapat di katakan hampir tiap hari mabuk-mabukan. Santri berkata dalam hati, ” Inilah orang yang lebih jelek dari saya. Aku telah beribadah puluhan tahun sedang dia mabuk-mabukan terus “. Tetapi sesampai ia di rumah, timbul pikirannya. “Belum tentu, sekarang Polan mabuk-mabukan siapa tahu pada akhir hayatnya Allah SWT memberi Hidayah (petunjuk) dan dia Khusnul Khotimah dan aku sekarang baik banyak ibadah tetapi pada akhir hayat di kehendaki Suul Khotimah,bagaimana ? Dia belum tentu lebih jelek dari saya.

Hari kedua, santri jalan keluar rumah dan ketemu dengan seekor anjing yg menjijikan rupanya, sudah bulunya kusut, kudisan dsb. Santri bergumam, ” Ketemu sekarang yg lebih jelek dari aku. Anjing ini sudah haram dimakan, kudisan, jelek lagi ” . Santri gembira karena telah dapat jawaban atas pertanyaan gurunya. Waktu akan tidur sehabis ‘Isya, dia merenung, “Anjing itu kalau mati, habis perkara dia. Dia tidak dimintai tanggung jawab atas perbuatannya oleh Allah SWT, sedangkan aku akan dimintai pertanggung jawaban yg sangat berat yg kalau aku berbuat banyak dosa akan masuk neraka aku. “Aku tidak lebih baik dari anjing itu.

Hari ketiga akhirnya santri menghadap Kyai. Kyai bertanya, “Sudah dapat jawabannya muridku ?” “Sudah guru”, santri menjawab. ” Ternyata orang yang paling jelek adalah saya guru”. Sang Kyai tersenyum, “Kamu aku nyatakan lulus”.

Pelajaran yg dapat kita petik adalah: Selama kita masih sama-sama hidup kita tidak boleh sombong/merasa lebih baik dari orang/mahkluk lain. Yang berhak sombong adalah Allah SWT SWT. Karena kita tidak tahu bagaimana akhir hidup kita nanti. Dengan demikian maka kita akan belajar berprasangka baik kepada orang/mahkluk lain yg sama-sama ciptaan Allah SWT.

sumber: diambil dari internet

3 Comments

  1. ajeng said,

    assalamualaikum
    aku comentarin ya…blognya bagus, all blue, damai… dan tenang
    baner biru lautnya keren, editing yg sempurna, ajarin dong. jago nie kayaknya photoshopnya.
    isinya juga lumayan, cerita2nya bagus. syarat pelajaran. aku ngeliat bakat nulis dari dirimu
    gaya bercerita yg bagus. pengilustrasian suasana menarik. membuat pembaca bisa sedikit merasakan suasananya. suasana angkot misalnya. penuh sesak, dan kaitannya dengan polusi udara itu. menarik, bakat yg hebat
    terusin ya……
    bkinin blogku cuga warnanya serba ijo. yg ceria ya. satu lagi nie. harus banyak gambar kucingnya. aku suka kucing bgt, ada jejak kaki kucing jg.
    wassalam

    wa’alaikumussalam
    duuh, mba jangan terlalu berlebihan. saya kan baru belajar komputer. ngga kaya mba yang sudah expert. nanti saya tetep nagih minta diajarin CSS.
    bikinin blog..??apa saya ga salah denger mba. kalo mau ngeledek jangan kebangetan lah. Pak Budi aja bilang mba tuh jagonya segala program komputer. ck..ck..ck..!!
    ntar kalo sudah selesai di kantor, saya tunggu koment, tips, dan trik komputernya yah..makacih
    wassalamu’alaikum

  2. bunda said,

    Wahhh ibu setuju lho dengan pendapatnya Ajeng tentang blogmu Ris. Emang bener lho blog kamu tuh keren abis. Makin lama makin cakep aja. Trus bakat nulismu juga oke lho. Ya kamu tuh emang dasarnya anak kreatif, soleh, nggak sombong dan pasti rajin menabung he..he..he.., salam manis dari semua keluarga bunda. Ojo lali kalo aris dolanan ke kota kembang mampir yo cah bagus.

  3. Simply Lukman said,

    Jiwa filosofisnya kuat nih🙂
    btw, insya Allah mampir lagi

    Ok, prend..tak tunggu. Eh, ntar kalo pulkam lagi, aku dikasih kabar yah…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: